Lompati ke konten
Indonesia Cacao

Catatan Fermentasi Biji Kakao yang Harus Diminta Pembeli

Apa yang harus dikumpulkan pembeli grosir dalam paket catatan fermentasi: log kotak, cut-test, kode lot, dan cara keterkaitannya dengan pengiriman ekspor.

Oleh Aditya WijayaKepala Penjualan EksporEnam tahun menyusun program biji kakao Indonesia untuk produsen cokelat dan penggiling di seluruh Eropa dan Asia Tenggara.

fermentationqualitytraceabilitycocoa beansdocumentation

Pengakuan fermentasi pada lembar spesifikasi tidak cukup untuk pembeli couverture, file EUDR, atau program fermentasi khusus. Anda memerlukan catatan yang menunjukkan bagaimana sebuah lot difermentasi, bagaimana cut-test diukur, dan bagaimana catatan tersebut terhubung ke karung yang akan dimuat. Tanpa keterkaitan itu, persetujuan sampel dan kedatangan kontainer bisa saja menggambarkan dua lot fisik yang berbeda.

Panduan ini mencantumkan paket catatan fermentasi yang kami rekomendasikan agar pembeli grosir minta sebelum menyetujui pesanan pembelian biji kakao Indonesia yang terfermentasi.

Apa yang harus ada dalam paket catatan fermentasi?

Paket yang dapat digunakan terdiri dari empat bagian. Pertama, log fermentasi untuk kotak atau tumpukan yang membentuk lot ekspor: tanggal panen atau penerimaan, awal fermentasi, jumlah hari yang direncanakan, tanggal pembalikan, akhir fermentasi, dan pemindahan ke pengeringan. Kedua, catatan pengeringan yang menunjukkan pemeriksaan kadar air hingga mencapai target ekspor (kami menjaga biji pada atau di bawah 7,5% kadar air). Ketiga, lembar cut-test untuk lot yang diberi nilai, menghitung biji terfermentasi, ungu/kelabu (purple/slaty), berjamur, dan rusak akibat serangga. Keempat, kode lot gudang yang akan muncul pada tanda karung (bag marks) dan packing list.

Palet karung goni yang diberi tanda identitas lot di dalam gudang Sulawesi Tengah.
Tanda karung (bag marks) dan packing list menunjukkan kode lot gudang yang mengaitkan catatan fermentasi dengan karung yang diekspor, seperti dijelaskan pada bagian paket catatan fermentasi.

Jika eksportir tidak dapat menunjukkan bagaimana lot penerimaan digabungkan menjadi lot ekspor, anggap narasi fermentasi sebagai pemasaran. Lot yang dicampur tetap bisa layak, tetapi catatan harus menyatakan input mana yang masuk dalam campuran dan cut-test mana yang berlaku setelah pencampuran.

Untuk grade terfermentasi katalog, mulai dari biji kakao Indonesia yang terfermentasi dan minta paket catatan pada lot yang Anda ambil sampelnya, bukan brosur kebun umum.

Bagaimana cut-test harus dihubungkan dengan sampel?

Sampel yang Anda panggang harus memiliki referensi lot yang sama dengan lembar cut-test. Minta foto cut-test dan persentase biji terfermentasi pada referensi tersebut sebelum Anda menyetujui profil rasa. Lot Grade A terfermentasi kami dari Sulawesi dan Papua disetujui pada ≥85% fermentasi; Grade A terfermentasi Sumatra pada ≥80%. Lot Organik dan Fairtrade dari Sulawesi dan Sumatra menggunakan batas cut-test yang sama dengan rekan konvensionalnya sebagaimana tercantum di lembar spesifikasi.

Tolak praktik menyetujui sampel "representatif" dari panen bulan lalu ketika kontainer akan diisi dari putaran fermentasi baru. Jika waktu memaksa penggunaan sampel indikatif, minta sampel pra-kirim dan cut-test dari lot ekspor sebenarnya sebelum bill of lading diterbitkan.

Catatan tambahan apa yang dibutuhkan program fermentasi khusus?

Program khusus dimulai dengan protokol tertulis: jumlah hari target, jadwal pembalikan, persentase cut-test yang ditargetkan, kadar air pengeringan, dan jendela panen koperasi. Kami menjalankan ini hanya pada skala grosir, dengan minimum satu kontainer 20 ft (sekitar 13 MT). Paket catatan kemudian melampirkan protokol yang disetujui, catatan harian kotak sesuai protokol tersebut, dan komentar penyimpangan jika cuaca memaksa perubahan hari pembalikan atau pengeringan.

Itu adalah perbedaan antara "kami fermentasi 5 sampai 6 hari" dan sebuah program yang dapat diulang tim R&D Anda musim depan. Detail dan jalur permintaan ada di halaman layanan kami di bawah fermentasi khusus.

Bagaimana catatan fermentasi mendukung EUDR dan sertifikat?

Catatan fermentasi tidak membuktikan status deforestasi, tetapi memperkuat identitas lot. Padukan dengan identitas produsen atau koperasi, bidang lokasi plot dalam format yang diminta tim kepatuhan EU Anda, dan kode lot yang konsisten pada dokumen ekspor. EUDR berlaku untuk biji kakao mulai 30 Desember 2026 berdasarkan Regulation (EU) 2023/1115; membangun berkas sekarang menghindarkan kepanikan pada pengiriman pertama setelah tenggat. Lihat Kesiapan EUDR untuk biji kakao Indonesia.

Sertifikat (Organik, Fairtrade, Rainforest Alliance, Halal, ISO 22000) harus menyebut produk yang sama dan, jika skema mengharuskannya, lot atau program yang sama seperti paket fermentasi. Lot Organik dan Fairtrade kami adalah daftar singkat ketika kedua skema harus muncul pada satu pesanan pembelian.

MOQ dan jadwal apa yang harus diperhatikan pembeli?

Kontainer Grade A terfermentasi tetap minimum 13 MT. Lead time untuk terfermentasi konvensional biasanya 2 sampai 3 minggu; lot bersertifikat dan dengan protokol khusus lebih sering membutuhkan 3 sampai 5 minggu karena fermentasi tidak bisa dipersingkat untuk mengejar kapal yang lebih awal. Minta paket catatan pada tahap permintaan (enquiry) agar peninjauan dokumen tidak dimulai setelah stuffing.

Kirim rentang cut-test target Anda, pelabuhan tujuan, dan volume melalui halaman kontak kami. Kami akan mengonfirmasi apakah grade katalog atau protokol fermentasi khusus adalah jalur yang tepat dan melampirkan daftar periksa catatan pada pengiriman sampel.

Bagikan